Jumat, 16 Mei 2014

Komponen Mesin Pendingin Kulkas ke 6(Bimetal Kulkas)

Pada mesin pendingin, pada umumnya dilengkap dengan pengontrol listrik otomatis. Pengontrol otomatis ini berfungsi sebagai pengaman untuk menghindari adanya kerusakan akibat gerakan dinamo dan kompresor yang terus-menerus melakukan penekanan. Jikatidakdilengkapi dengan alat ini, mesin pendingin akan bekerja terus walaupun tekanan
atau suhu di dalam pipa mengalami temperatur suhu yang maksimal. Bimetal ialah suatu alat kontrol listrikyang berfungsi untuk melindungi dan mengamankan dinamo (motor listrik) dari tegangan listrik. Bimetal bekerja apabila ada tegangan yang naik terlalu tinggi. Pada saat itu bimetal segera memutuskan hubungan sehingga motor listrik (dinamo) tidak terkena aliran yang tinggi. Jika aliran tegangan tinggi masuk ke kumparan (spoel) tanpa bimetal terjadilah arus yang mengakibatkankumparan terbakar.
Bimetal terbuat bahan logam yang tidak tahan temperatur yang tinggi (panas). Bimetal dibuat berupa plat berlapis dua. Jika terkena panas maka plat itu akan melengkung. Plat yang satu dengan yang lainnya (yang digabungkan menjadi satu) mempunyai daya muai yang berbeda sehingga peristiwa melengkungnya dapat diatur. Alat pengaman ini dipasang dekat dengan socket yang menuju ke stopkontak. Plat bimetal dihubungkan elemen panas melalui kawat nikelin (kawat yang diisolasi). Selanjutnya, dari elemen panas disambungkan ke salah satu kabel socket ke stopkontak.
Cara kerja pengaman bimetal ini sebagai berikut. Jika tegangan arus listrik dari sumber mendadak naik, maka elemen panas akan bereaksi. Selanjutnya, panas mengalir ke plat bimetal melalui kawat nikelin sebagai penghubung. Akibatnya, plat bimetal memuai dan menjadi melengkung. Dengan melengkungnya bimetal, kontak dengan kutub lain akan membuka. Akibatnya, tegangan menjadi putus (tidak ada arus listrik). Dinamo tidak bekerja. Jika tegangan listrik dari sumber wajar (tidak tinggi), maka elemen panas bekerja biasa, mengalirkan listrik. Plat bimetal tetap lurus dan terjadi hubungan (kontak) antara kutub yang satu dengan yang lain. Di sini dinamo mendapatkan tenaga dari arus listrik.

Komponen Mesin Pendingin Kulkas ke 7 (Thermostat Kulkas)

29
            Thermostat sering disebut temperature control, cooling control, dan cool control. Thermostat berfungsi mengatur kerji kompresor secara otomatis berdasarkan batasan suhu Thermostat berupa saklar otomatis berdasarkan pengaturai suhu. Jika suhu evaporator sesuai dengan pengaturan suhi secara otomatis thermostat akan memutus dan menyambun listrik ke kompresor. Selama beberapa waktu, kompresc istirahat dan akan bekerja kembali ketika suhu evaporate melebihi suhu yang telah ditentukan sebelumnya. Thermoste diletakkan pada dinding evaporator karena bagian tersebi merupakan sumber antikalor (dingin), sehingga thermosta dapat merespon adanya perubahan temperatur evaporator
Ada thermostat yang dilengkapi dengan tabung yam berisi cairan. Cairan ini mudah menguap. Tabung tersebu ditempatkan pada ruang mesin pendingin (ruang evaporator dan disalurkan oleh pipa kapiler ke ruang gas. Jika ruanc dalam mesin pendingin mencapai titik beku (dalam evaporato mencapai temperatur yang sangat rendah), maka cairan dalan tabung thermostat membeku. Cairan yang membeku akar menyusut. Hal ini berarti gas dari ruang gas akan mengalir ke pipa kapiler yang kosong. Ruang gas menjadi longgar Akibatnya, pegas akan menekannya sehingga kontak sakla membuka. Dengan demikian, hubungan arus listrik dar sumberteganganakanterputus. Hal ini berarti dinamoberhent dan kompresor berhenti sampai suhu pada evapotator naik Apabila ruang mesin pendingin (pada evaporator) suhunya naik lagi (tidak pada titik beku), gas dalam tabung akar berubah mencair. Hal ini berarti ruang gas memberi tekanan , Saklar kontak akan berhubungan. Dinamo dan kompresoi bekerja lagi. Hal ini terjadi terus-menerus secara otomatis.
Selain menggunakan sistem tekan seperti di atas, ada jenis thermostat yang memakai sistem ungkit. Cara kerjanya hampir sama, tetapi stop kontak yang berbeda. Pada thermostat sistem ungkit ini mempunyai komponen seperti bellows (semacam karetyang berisi gas), piratau spring, baut pengatur jarak, saklar atau stop kontak, dan pipa kapiler. Bellows berupa ruang gas (sama dengan thermostat sistem tekan di atas), sedangkan pir untuk menekan bellows. Jika bellows mengembang maka pir dengan sendirinya akan menekan. Jika suhu pada evaporator berada pada titik beku, maka gas yang ada pada bellows akan mengalir ke pipa kapiler karena dalam tabung terdapat ruang hampa. Dengan demikian bellows akan mengerut. Akibatnya, pir menekan ke bawah. Apabila pir menekan ke bawah, pegas akan tertekan ke bawah. Dengan demikian sisi lainnya membuka, sehingga hubungan listrikterputus. Hal ini berarti dinamo dan kompresor berhenti bekerja. Apabila dinamo dan kompresor mati secara perlahan-lahan, maka suhu pada evaporator mulai naik (pembekuan mulai mencair). Dengan demikian pada tabung mengalami pemuaian gas yang menekan bellows melalui kapiler. Bellows mengembang ke atas dan menekan pegas. Hal ini berarti sisi lain dari pegas pun bergerak ke atas. Gerakan ini menimbulkan kontak hubungan arus listrik. Dengan demikian, motor dan kompresor bekerja kembali.

Penggunaan dan Pemeliharaan Kulkas

Lemari es merupakan kesatuan sistem jaringan yang kompleks. Apabila terdapat masalah pada sistem, perlu diperiksa beberapa bagian yang menjadi penyebab masalah tersebut. Dengan kata lain, ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah masalah pada sistem lemari es. Misalnya saja, sesuatu atau air yang diletakkan di dalam lemari es tidak dingin ataupun beku, pasti ada bagian yang rusak. Perlu diperhatikan, banyak faktor yang menjadi penyebab kasus tersebut. Untuk menelusurinya, bisa dimulai dari sistem kelistrikan lemari es. “Penggunaan dan perawatan kulkas”
Listrik adalah sumber tenaga utama penggerak komponen lemari es. Banyak kasus kerusakan pada lemari es terjadi pada sistem kelistrikannya. Pengecekan pertama kali kelistrikan dimulai pada bagian stop kontak. Stop kontak merupakan jalan pertama masuknya aliran listrik ke dalam sistem. Tidak adanya aliran listrik pada stop kontak disebabkan empat hal yaitu listrik mati dari pusat, sekering listrik utama putus, stop kontak aus atau terbakar, dan kabel penghubung stop kontak terkelupas atau putus.
Apabila aliran listrik, stop kontak, dan kabel penghubung dalam kondisi normal, peril dilakukan pengecekan tegangan listrik yang digunakan lemari es. Tegangan yang diperlukan oleh lemari es adalah 110 volt (untuk buatan Eropa) dan 220 volt. Jika Anda menggunakan kulkas dengan tegangan kerja 110 volt, sebaiknya periksa kondisi travo (step-up) karena saat ini pasokan listrik di Indonesia telah menggunakan tegangan 220 volt dengan frekuensi 50 Hz. Tegangan listrik yang dibutuhkan biasanya tertulis pada body belakang lemari es. Hendaknya dilakukan pengecekan pada kompresorsebelum melakukan pengecekan pada komponen lainnya, apakah terjadi body contact atau tidak.
Penggunaan lemari es yang benar dan pemeliharaan yang baik dapat menjadikan lemari bs tahan lama dan tidak mudah rusak. Penempatan lemari es juga hams benar. Di bagian belakang lemari es harus disediakan ruang agar jaringan pipa kondensor yang berada di luar tidak panas. Pipa kondensor harus mendapatkan udara yang cukup agar bisa bekerja dengan sempurna. Oleh sebab itu, lemari es sebaiknya tidak ditempatkan rapat dengan tembok. Bagian belakang lemari es diupayakan tidak menyentuh tembok, agar kerusakan pipa kondensor dapat dihindari. Jika kondensor menyentuh tempok secara tidak langsung akan mengurangi daya pipa tersebut untuk mendapatkan udara dari luar yang cukup baik. Jarak yang cukup baik kira-kira 20 cm dari tembok. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara pada kondensor terjaga dan memungkinkan terjadinya pelepasan kalor yang dibawa ke luar bahan pendingin (refngerant).
Memberi bantalan atau dudukan isolator pada kaki-kaki lemari es dapat mencegah korosi pada bagian bawah lemari es, juga dapat menghindari body contact atau konslet. Sebaiknya, pasokan listrik lemari es dari stop kontak tidak digunakan bersama untuk perabotan listrik lainnya (stop kontak tunggal). Hal tersebut mengurangi resiko stop kontak terbakar akibat arus listrik yang melewatinya melebihi batas maksimum.
Jangan meletakkan lemari es di dekat perabotan sumber panas, misainya kompor. Hal tersebut menyebabkan udara di sekitar kondensor memuai. Akibatnya proses pertukaran panas di kondensor kurang optimal.
Apabila listrik sentral padam, lepaskan hubungan listrik lemari es dari stop kontak. Hal tersebut perlu dilakukan agar kompresordan komponen kelistrikan lemari es terhindar dari
kerusakan, sebab dikhawatirkan pada saat listrik sentral kembali menyala, tegangan listrik belum stabil. Selain itu, ha! tersebut berguna untuk mengistirahatkan kerja kompresor, Sebaiknya untuk meyalakan kembali tunggu 10-15 menil kemudian agar kondisi tegangan listrik sentral sudah stabil Pada pemakaian pertama (kompresor baru), sebaiknya pengaturan suhu diatur secara bertahap. Maksudnya, putar pengatur suhu pada posisi ke-1 (lemari es tanpa isi). Biarkan selama kurang lebih 2-3 jam. Setelah dirasa kerja kompresor stabil atau suhu di setiap bagian rak merata, suhu dapat diatur pada posisi ke-2, ke-3, dan seterusnya. Apabila lemari es tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, sebaiknya lemari es disimpan kembali ke dalam kardusnya.
Selain itu, dalam penggunaan lemari es, hendaknya tidak terlalu sering membuka dan menutup pintu mesin pendingin, Akibat dari seringnya membuka dan menutup pintu kulkas akan menimbulkan udara dingin dari dalam lemari pendingin menjadi kurang, dan pada pipa evaporator akan timbul bunga-bunga es yang membeku sehingga mempengaruhi dan menghambat proses pendinginan.
Sebaiknya penyimpanan barang-barang seperti sayuran, telur dan botol atau kaleng dalam ruang mesin pendingin diperhatikan jarak kerapatannya. Jika terlalu rapat dan penuh sesak akan menghambat sirkulasi suhu dingin di dalamnya. Penempatan barang dalam lemari es harus diatur, sehingga tidak terlalu padat. Dengan demikian peredaraM suhu dingin merata ke segala penjuru ruang di dalam kulkas.
Periksa dan bersihkan pipa kondensor yang berada di belakang kulkas (mesin pendingin) sekurang-kurangnya sebulan sekali. Biasanya pada pipa kondensor akan tertempel debu-debu. Jika debu dibiarkan menempel di permukaan pipa kondensor, hal ini akan mempengaruhi cara kerja pipa tersebut. Proses pendinginan akan terganggu dan terhambat.
Bersihkan dengan menggunakan kuas halus secara perlahan-lahan dan hali-hati.
Disarankan pula untuk memeriksa ketika kompresor dalam keadaan sedang bekerja. Adakah kerusakan atau gangguan-gangguan. Dengarkan dengan cermat suara mesin kompresorbarangkali ada suara yang tidak beres. Rangkaian pengaman atau otomatis kontrol hendaknya diperiksa sekali waktu. Dimungkinkan ada kerusakan pada bagian rangkaian ini. Jika ada kerusakan maka mesin pendingin akan terus bekerja walaupun pipa evaporator mempunyai suhu yang beradapada titikbeku. berikut tips “perawatan kulkas”
A, MERAWAT EVAPORATOR KULKAS
Pada permukaan pipa evaporator biasanya dalam waktu yang relatif lama akan tertempel bunga-bunga es dan mengeras. Hal ini perlu dilakukan pembersihan. Untuk membersihkan bagian permukaan pipa evaporator, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut ini.
1. Matikan hubungan motor listrik (dinamo) dengan aliran listrik.
2. Biarkan beberapa saat sampai es yang menempel pada permukaan pipa evaporator mencair.
3. Jika keadaan es di permukaan pipa evaporator sudah mencair, gosoklah dengan menggunakan kain lap yang telah dibasahi dengan air hangat. Jangan sekali-kali membersihkan permukaan pipa evaporator dengan benda keras atau tajam. Jangan pula menggunakan cairan kimia. Hal itu akan mengakibatkan kerusakan pada pipatersebut.
4. Pada ruang dan bagian luar lemari pendingin cukup dibersihkan dengan kain lap lunak yang terlebih dahulu dibasahai dengan air hangat.
Hendaknya bongkahan es dan bunga es di evaporato tidak dicongkel dengan menggunakan benda tajam. Untul mengatasi ini, dapat dilakukan dengan cara menon-aktifkar lemari es saat terjadi bunga es berlebih (pada lemari defros dan semi no-frost). Buka pintu kulkas dan evaporator, biarkar bunga es mencair. Bersihkan juga saluran pembuangan ai yang tersumbat bunga es
Hendaknya bongkahan es dan bunga es di evaporato tidak dicongkel dengan menggunakan benda tajam. Untul mengatasi ini, dapat dilakukan dengan cara menon-aktifkar lemari es saat terjadi bunga es berlebih (pada lemari defros dan semi no-frost). Buka pintu kulkas dan evaporator, biarkar bunga es mencair. Bersihkan juga saluran pembuangan ai yang tersumbat bunga es.
B. MEMBERSIHKAN KULKAS
Perlu Anda ketahui, lemari es tidak steril dari bakteri dar jamur 100%. Bakteri dan jamur tersebut mungkin terbawa oler makanan atau benda yang dimasukkan ke dalam lemari es Bakteri dan jamur tidak akan mati pada suhu rendah, tetap hanya membuat tidak aktif untuk sementara. Kondisi suhu d lemari es naik (tidak dingin) memungkinkan bakteri dan jamui aktif kembali. Oleh sebab itu, lemari es perlu dijaga kebersihannya dan steril dari bakteri dan jamur merugikan, Untuk membersihkan lemari es nonnaktifkan atau matikan kulkas terlebih dahulu. Beberapa hal perlu diperhatikan saal membersihkan kulkas. Keluarkan semua isi lemari es. Bersihkan bagian dalam lemari es dengan air hangat menggunakan kain lembut atau spons. Agar lebih bersih dan menghilangkan noda minyak sisa makanan sebaiknya gunakan busa sabun yang beraroma netral supaya tidak merusak aroma makanan saat lemari es diaktifkan. Bersihkan juga bagian gasket magnetis (sekat isolator) pintu lemari es.
C. MENYIMPAN MAKANAN
Pastikan makanan atau minuman yang akan dimasukkan ke dalam lemari es berada pada kondisi suhu kamar. Hendaknya tidak menyimpan makanan dan minuman dalam keadaan hangat atau panas. Makanan yang berbau tajam (seperti durian) sebaiknya ditutup rapat atau dibungkus dengan alumunium foil agar tidak merusak aroma makanan lainnya. Makanan segar seperti sayur dan buah tidak disimpan terlalu lama di lemari es karena akan memengaruhi rasa makanan tersebut. Makanan atau sayur yang telah dimasak maksimal dapat bertahan selama 3 hari tanpa mengubah rasanya (tergantung kondisi lemari es). Buah dan sayur segar dapat bertahan lebih lama dari 7 hari. Hindari menyimpan minuman botol kaca, buah-buahan, dan sayur segar di dalam evaporator (ruang pembeku). Botol kaca bisa pecah dalam ruang pembeku.
Sumber 

Alat Untuk Memperbaiki Kulkas yang ke 3(Kompor (Brader))

KOMPOR (BRANDER)
          Kompor atau brander berguna untuk mengelas dan melepas sambungan pipa. Selain mengelas atau melepas sambungan, brander jugabisa digunakan untuk menutuppipa setelah pengisian bahan pendingin. Brander terdapat dua jenis, yaitu berbahan bakar gas elpiji dan oksigen. Bahan untuk mengelasnya bisa menggunakan timah, perak, atau kuningan. Untuk memperoleh panas yang maksimal, lebih baik menggunakan kompor yang berbahan bakar elpiji.
image
D. SOLDER ELEKTRIK
Solder elektronik diperlukan untuk mememperbaiki mesin pendingin. Alat ini berfungsi untuk menyolder pipa yang bocor atau dalam pekerjaan penyambungan. Solder elektrik yang dipakai di sini tidak sama dengan yang digunakan para memperbaiki radio. Solder yang diperlukan berkekuatan diatas 250 volt agar bisa melelehkan timah keras.
Apabila kebocoran kecil terjadi pada pipa-pipa yang dialiri tekanan gas dingin hendaknya dilakukan penyolderan untuk menghemat biaya. Jika yang bocor pada pipa-pipa yang dialiri udara panas, hendaknya diganti saja. Perhatikan solder elektrik berikut ini!image
Dalam pengerjaan penyolderan, permukaan pipa yang disolderharus dibersihkan dari kotoran yang menempel, agar timah dapat menempel. Sebelum disolder harus dibersihkan kemudian diberi pasta.
E. PERALATAN TESPEN
Tespen adalah alat suatu untuk mengetahui adanya aliran tegangan AC dan sekaligus dipakai untuk obeng. Bentuknya menyerupai obeng, tetapi pada bagian dalam tangkainya dilengkapi semacam lampu yang dapat dipakai untuk mengetes adanya aliran listrik. Jika ada arus ;istrik, maka lampu menyala. Pada ujung batangnya ada baut yang berhubungan dengan kutub lampu. Sementara kutub lainnya berhubungan dengan tangkai (pencolok) obeng tersebut. Pada saat mengetes arus, batang obeng dipegang dengan jari :elunjuk menyentuh pada bagian baut yang ada di atas batang tersebut. Selanjutnya, tempelkan ujung obeng pada tempat yang diduga ada aliran listriknya. Jika memang terdapat aliran, obeng akan menyala.
image
menyala.
F. SEPERANGKAT OBENG LENGKAP (SATU SET)
Gambar 4. Bermacam-macam Obeng
Obeng harus dipersiapkan sebelum melakukan pekerjaan memperbaiki dan memeriksa mesin pendingin. Obeng berfungsi untuk membuka baut-baut {screw-screw) yang menjadi pengikat bagian satu dengan yang lainnya. Obeng yang disiapkan hendaknya bermacam-macam ukuran, karena baut yang terpasang di mesin pendingin pun beraneka ragam. Ada yang besar dan ada yang kecil. Oleh sebab itu, obeng yang dipersiapkan satu set obeng mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Dan obeng dalam bentuk pipih (-) dan bentuk kembang (+). Perhatikan gambar obeng set berikut!
image



G. SEPERANGKAT KUNCI PAS
Mesin pendingin menggunakan bermacam-macam. Untuk melepaskan dan memasangnya, mungkin tidak cocok dengan menggunakan obeng. Untuk kita kita membutuhkan kunci pas. Oleh karena itu, seperangkat alat kunci-kunci pas segala ukuran harus disiapkan pula.
CERMIN GIGI (DENTAL MIROR)
Cermin gigi berfungsi untuk memeriksa bagian-bagian pipa, bagian dalam yang dicurigai terdapat kebocoran. Apabila sudah dipastikan ada kebocoran, maka pada bagian itu harus segera ditandai, agar memudahkan dalam mencari dan menyoldernya. Jika tidak ditandai dikhawatirkan akan tidak diketemukan lagi. Dengan demikian akan menambah pekerjaan lagi. Dental miror biasanya dilengkapi dengan lampu baterai. Ini akan membantu memudahkan dalam mencari bagian-bagian pipa yang bocor dalam gelap.
POMPA VACUM
Pompavacum dipasang pada pipa agar di dalam pipa mesin pendingin menjadi vacum. Hal ini dilakukan sebelum mesin pendingin diisi gas freon (bahan pendingin).Pompa vacum yang bertipe kecil berupa kompresor hermatic, sedangkan yang besar memakai dinamo yang terpisah.

Alat-Alat untuk Memperbaiki Kulkas/mesin Pendingin

Alat untuk memperbaiki kulkas antara lain:
  1. Multitester
  2. alat pemotong, pengembang, penutup pipa
  3. Konpor/ brander
  4. Solder elektrik
  5. Peralatan tespen
  6. Perangkat obeng lengkap (satu set)
  7. Seperangkat kunci pas
  8. Cermin gigi (dental miror)
  9. Pompa vakum
A. MULTITESTER
            Untuk memperbaiki mesin pendingin, diperlukan pemahaman tentang bagian-bagian mesin pendingin dan seperangkat alat-alat kerja. Tanpa alat kerja, akan sulit memperbaiki mesin pendingin yang rusak. Oleh sebab itu, siapkanlah seperangkat alat-alat untuk membantu memudahkan anda bekerja. Adapun alat-alat atau perlengkapan yang dibutuhkan sebagai perlengkapan kerja mesin pendingin antara lain sebagai berikut.
image
Multitester atau osiloskop adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan listrik, arus listrik dan besar atau nilai penghambat (resistor). Pada multitester bisa dipakai untuk mengukur voltmeter, amperemeter, dan ohmmeter. Alat ini sangat penting dan serba guna untuk mengetahui keadaan-keadaan, baikarus, tegang-an maupun sambungan-sambungan pada kumparan. Perhatikan gambar multitester di samping!
Multitester dapat dipakai untuk mengetes (memeriksa) secara serba Gambar di ata  Multitester guna. Misalnya untuk mengukur atau Osiloskup.
ampere, voltase maupun sambungan-sambungan yang putus, misalnya pada spoel dinamo dan lain sebagainya. Jangan sekali-kali memutar saklar multitester pada DC volt, jika akan memeriksa voltase AC. Jika menggunakan DC volt maka multitester akan terbakar. Perhatikan langkah-langkah berikut!
Apabila hendak mengukur atau mengetahui seberapa besar voltase atau tegangan AC yang masuk pada motor (dinamo), kita harus mengukur arusnya. Putar saklarnya pada multitester menunjuk pada tanda ACV (AC Volt). Dengan ini kita dapat memperkirakan besar maksimal voltase yang diukur. Besar voltase yang digunakan harus sesuai pada nomor kodenya.
Multitester juga bisa digunakan untuk mengetahui keadaan kumparan pada dinamo, apakah putus atau tidaknya. Multitester juga bisa untuk memeriksa apakah antara kumparan (spoel) yang satu dengan yang lainnya terjadi korsleting (hubungan pendek). Perhatikan pengaturan saklarnya. Saklar pada multitester harus menunjuk pada kode posisi ohmmeter (bagian atas).

Mengenal Indikasi Kerusakan dan Memperbaiki Kulkas

Sesungguhnya kerusakan pada kulkasatau freezer itu jenisnya banyak sekali. Untuk mengetahui kerusakan yang terjadi, terlebih dahulu kita harus mengetahui keadaan mesin pendingin yang bersangkutan. Setelah mengetahui keadaa mesin pendingin itu, selanjutnya dilakukan pemeriksaan.
Pada umumnya gangguan pada kulkas dan freezer terjadi disebabkan oleh kebocoran pada bagian pipa-pipanya, terlalu berlebihan dalam pengisiannya gas freon, konsleting pada kumparan motornya, dan kekurangan dalam pengisian gas freon, dan kebocoran kompresor. Gangguan-gangguan itu sering muncul pada kasus selama ini.
A. MESIN KULKAS TIDAK BEKERJA
Sedangkan saat socket ditancapkan pada stop kontak PLN mesin kulkas tidak bekerja sama sekali ini menandakan adaya kerusakan pada mesin kulkas. Motor tidak terdengar gerakannya, kompresor pun demikian ini. Jika menjumpai kerusakan-kerusakan yang demikian ini, maka perlu diadakan perkiraan atau dugaan untuk mengetahui penyebabnya. Umumnya, jika kulkas tidak bekerja meskipun kabel sudah tersambung ke stop kontak mungkin disebabkan oleh hal-hal berikut.
a. starting pada kapasitorterbuka
b. overload terbuka
c. kontak pada relay terus terbuka
d. ada kabel socket yang putus
e. open sircuitnya pada strating wing tidak berkerja sama
sekali.
Apabila diduga ada kabel saluran menuju stop kontak yang terputus maka langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut.
a. Memeriksa sambungan kabel dalam socket. Biasanya gangguan ada di daerah ini dengan terputusnya kabel.
b. Memeriksa seluruh permukaan kabel mulai dari jack sampai ke mesin pendingin.
c. Memeriksa pula saluran yang menuju atau yang menempel pada dinamo. Mungkin pada tap-tapnya terlepas.
Apabila diduga gangguan pada overload, biasanya tegangan menjadi turun bahkan lenyap sama sekali. Hal-hal yang perlu dilakukan antara lain.
a. Memeriksa sumbertegangan.
b. Mengukur dengan menggunakan multitester untuk mengetahui tegangan yang masuk apakah sesuai dengan kebutuhan mesin pendingin.
c. Mencari lokasi yang menyebabkan tegangan arus listrik menjadi menurun.
Kulkas tidak bekerja disebabkan pula karena starting kapasitor terbuka. Untuk melihat ini perlu memeriksa kapasitornya. Jika ternyata sudah aus, maka harus diganti dengan yang baru. Jika putus, cukup disolder. Selain itu, mungkin relay kontak terus membuka sehingga arus listrik tidak bisa mengalir. Ini dapat mengakibatkan dinamo tidak mendapatkan tenaga dan tetap mati. Langkah-langkah yang perlu dilakukan saeperti berikut.
a. Memeriksa kabel-kabel pada relay yang bersangkutan.
b. Memeriksa plat-plat apakah masih berfungsi.
c. Memeriksa sistem pengaturan, apakah normal.
Apabila mesin pendingin atau kulkastidakjalan mungkin juga sircuit pada startingnya mengalami gangguan, tindakan yang harus dilakukan pemeriksaan bagian ini untuk memastikan dugaan. Jika memang terdapat gangguan perlu dilakukan perbaikandengan cara pengaturan yang disesuikan dengan petunjuk.
Gangguan lain pada mesin pendingin dapat berupasuara berisik. Apabila dijumpai kulkas yang menimbulkan suara berisik hendaknyajangan dibiarkan. Kalau dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan akan mempengaruhi unit lainnyasehingga timbul kerusakan baru. Sebaiknya diperiksa. Kemungkinan-kemungkinan suara berisik pada mesin pendingin disebabkan oleh hal-hal berikut.
• pipa yang berhimpitan dengan cabinet,
• sekrup atau baut yang kurang keras atau terlepas,
• kerusakan pada fan, dan
B. kerusakan pada kompresor.
Untuk menemukan penyebab suara berisik, langkah pertama dapat dilakukan pemeriksaan pertama sistem pipa mesin pendingin. Mungkin adanya pipa-pipa yang berhubungan satu sama lain diatur secara normal, sesuai dengan petunjuk yang berlaku (ukuran standard). Jika pipa menempel padakabinet, hendaknyadijauhkan. Pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan mencermati seluruh rangkaianyang terpasang dengan baut atau sekrup. Mungkin ada sekrup yang terlepas atau kurang keras sehingga menimbulkan suara berisik. Jika sekrup yang terlepas, maka pasang kembali, Jika ada sekrup yang kurang kencang, hendaknya dipastikan kalau pemasangan semua baut dan sekrup cukup sempurna.
• Mengamati pipa kompresi. Pada kompresor yang mas baik, saat ibu jari yang menutup pipa kompre dilepaskan, terdapat letupan (tekanan) yang cuku kencang. Cara ini juga bisa dilakukan pada bagia pipa isap atau pengisian (dua pipa yang lebih besj dibandingkan pipa kompresi). Bedanya, ketika dua pip tersebut ditutup, tidak ada embusan udara samaseka dari pipa kompresi.
• Jika hembusan lemah dari pipa kompresi (buka-tutu pipa kompresi dengan ibu jari), dipastikan kondisi kle isap atau kompresi ataupun keduanya sudah rusal* Untuk mengganti klep, kompresor harus dibelah ata dibuka terlebih dahulu dengan menggunakan garga besi. Setelah klep terpasang, belahan kompreso disatukan kembali dengan pengelasan listrik. Periks; kembali dan pastikan tidak ada kebocoron pad; pengelasan kompresor. Selanjutnya, nyalakai kompresor dan lakukan pengetesan tekanan dar isapan dengan membuka-tutup pipa tekan atau isar. menggunakan ibu jari. Membongkarmesin kompreso terlalu berisiko menyebabkan kompresor bocor, bod) contact, bahkan tidak dapat digunakan lagi. Selain itu penggantian klep kompresi dan isap tidak menjamir kompresor bertahan lama. Oleh sebab itu, agar sisterr bekerja maksimal, sebaiknya kompresor digant dengan yang baru.
Jenis kerusakan lainnya sering kita jumpai adanya gangguan pada kompresor, yaitu tidak bisa distart dan seringkali terdengar suara mendengung. Kerusakan ini mungkin disebabkan oleh perawatan dan pemakaian yang salah, penurunan arustegangan listrik yang masuk ke mesin motor (dinamo), kapasitor starting yang terbuka, relay kontak yang terus terbuka, open sircuit pada starting winding, dan kumparan (spoel) korsleting dengan body, tekanan kompresor yang baik melebihi batas, kompresor yang macet, dan kerusakan pada kapasitor starting. Untuk mengatasi kerusakan ini antara lain perlu dilakukan pemeriksaanyang telititerhadap sistim kelistrikan dan alat-alat yang berkaitan tersebut.
RELAY TERBAKAR
Jika bagian relay yang terbakar, maka mesin dinamo dan kompresor sama sekali tidak berfungsi, atau bahkan sebaliknya bekerja trus-menerus tanpa berhenti secara otomatis. Hal ini karena relay berfungsi untuk memutuskan arus yang masuk secara otomatis bila motor sudah berputar sekian detik atau menit. Relaynya yang terbakar kemungkinan disebabkan oleh adanya:
• arus tegangan yang rendah,
• arus tegangan yang melebihi batas,
• running capasitor yang tidak sesuai,
• start cycling,
• relay yang terus bergetar, dan
• relay yang tidak cocok dengan spoel running.
Tegangan rendah akan mengakibatkan relay terbakar. Tegangan yang kurang dari 10 persen dari kebutuhan dinamo listrik, mengakibatkan dinamo bergerak lamban dan relay tidak bisa memutus. Relay terus-menerus terkena arus yang akhirnya terjadi kebakaran pada bagian ini. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.
• Mengukur arus tegangan dengan menggunakan multitester (pada voltmeter/AVC).
• Menaikkan tegangan, jika kurang dari sepuluh persen.
Sebaliknya, tegangan tinggi atau arus yang mengalir sangat kuatdan berlebih-lebihan menyebabkan relay terbakar. Arus yang berlebihan menyebabkan beban yang sangat berat
pada rangkaian re/ayyang akhirnya terjadilah kerusakan. Bila yang dicurigai karena tegangan berlebihan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut:
• Pengetesan atau pengukuran menggunakan multitester untuk memastikan apakah tegangan benar-benar melebihi batas atau tidak (gunakan AVC).
• Jika memang benar ada tegangan yang tinggi melebihi kebutuhan (ratting dinamo) maka harus diturunkan.
• Ganti relay dengan yang baru.
Relay yang terbakar bisa juga disebabkan karena running capasitor\'\6a.k sesuai dan tidak cocok sehingga cara kerjanya tidak normal. Langkah-langkah yang harus dilakukan ialah:
• Cocokkanlah running capasitor sesuai petunjuk atau pedoman.
• Bila memang kenyataannya tidak cocok sebaiknya diganti dengan running capasitor baru yang cocok.
Keadaan yang terlalu sering start pada dinamo menyebabkan relay menjadi terbakar. Hal ini karena relay tidak tahan dengan keadaan yang demikian itu. Cobalah melakukan tindakan sebagai berikut:
• Periksalah relay tersebut apakah sjdah sesuai.
• Jika tidak cocok dan tidak sesuai sebaiknya diganti dengan yang baru.
• Periksa pula starting kapasitornya.
Relay yang bergetar akan menyebabkan hubungan pendek dan relay terbakar. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
• Sebelum memasang relay hendaknya dipasang dulu baut-baut dan mur pengikat serta plat-platnya.
• Kencangkan atau keraskan dulu sebelum dipasang.
• Pemasangan pada rangkaian lain hendaknya dipastikan secara tepat dan keraskan baut-baut yang berfungsi menempelkan re/aytersebut.

6 Tips Menghilngkan Bau Susu Basi dari Lemari Es

Susu yang disimpan terlalu lama dalam kulkas akhirnya akan basi dan menimbulkan bau tidak sedap (asam).
Bau ini akan merusak aroma makanan lain yang disimpan bersamaan dalam lemari es.
Kondisi menjadi lebih buruk jika ternyata susu yang Anda simpan tumpah. Tumpahan susu akan meresap ke daerah yang sulit dijangkau dan terus-menerus mengeluarkan bau yag tidak sedap.
Bau asam dari susu basi dapat dihilangkan, tetapi akan membutuhkan usaha keras dan waktu yang lama, tergantung pada seberapa parah bau yang ditinggalkan dan berapa lama bau itu sudah melekat pada interior kulkas.
Berikut adalah beberapa cara untuk menghilangkau bau asam susu basi dari dalam kulkas:
1. Keluarkan semua makanan yang disimpan dalam lemari es.
Letakan makanan di lemar es kedua, jika Anda mempunyainya, atau masukkan dalam ‘ice box’ untuk menjamin makanan tetap segar saat lemari es dibersihkan.
2. Lepaskan semua rak-rak yang ada dalam lemari es.
Lepaskan pula laci tempat penyimpanan buah dan sayur, serta baki untuk menyimpan daging.
3. Cuci rak, laci, dan baki dengan air hangat dan air sabun.
Bilas dengan air bersih dan lap hingga kering dengan handuk bersih.
4. Lap bagian dalam kulkas dengan air hangat dan air sabun. Bilas dengan air bersih.
5. Rendam kain dengan cuka putih.
Lap bagian dalam lemari es dengan kain yang sudah dibasahi dengan cuka. Lakukan hal yang sama untuk rak, laci, serta baki.
Cuka akan membunuh bakteri penyebab bau yang masih tersisa setelah dicuci. Bau cuka umumnya akan  hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam.
6. Pasang rak, laci, dan baki kembali ke lemari es.
Buka satu kotak baking soda, letakkan di bagian belakang lemari es untuk menyerap bau yang tersisa sebelum memasukkan makanan kembali ke lemari es.
Sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...